Lampu Bohlam #5 Pulang

Jam 05.30 Pagi, ku ambil sepeda mini yang tersandar di belakang pintu.

"Mak, mo nitip beli sarapan gak?"
"Beli Gorengan aja di deket pasar yah."
"Oke mak.. ." Ku acungkan jempol tanda setuju.

Ku hirup udara pagi sambil mengayuh sepeda, sesekali meluncur tanpa memegang kemudi, wuiiih asyiknya meluncur dari tempat yang tinggi. Lalu aku akan berkeliling mencari tempat baru, tempat yang bisa membuatku merasa seperti berada di alam bebas, bisa memanjat pohon, menangkap capung, berlarian atau tiduran di atas rumput. Kalau beruntung aku bisa menemukan anak sungai tempat aku bisa bermain air, atau menangkap ikan-ikan kecil dan ku bawa pulang. Setelah puas, aku akan mampir ke depan pasar. Dengan setia aku akan menunggu si pemilik warung menggelar dagangannya, melihatnya meracik bumbu dan menjejerkan makanan yang akan dijual, lalu menunggu lagi hingga pesanan ibuku selesai di masak. Lama memang, tapi aku akan menikmati setiap detik prosesnya. Aku ingin belajar, apapun itu meski hanya sekedar memasak makanan kecil.

***

Jam 05.00 Pagi, di Bulan Ramadhan. Aku selalu ingin Solat Subuh ke masjid walopun sering di larang oleh Orangtuaku. Entah, aku juga tak tau mengapa. Sehabis subuh, aku berkumpul bersama teman-teman kecilku, bermain monopoli atau ular tangga hingga matahari terbit. Tapi seringkali yang terjadi, berhari-hari aku hanya sendirian. Duduk di halaman menghayal hingga pagi, atau mencari sesuatu yang bisa dilakukan. Entah itu menggambar, menulis kaligrafi ato membaca buku. Kalaupun ingin menghabiskan subuh di rumah, aku hanya menonton acara jejak rasul. Aku tak tau apa yang membuatku begitu terpesona, dengan acara yang menceritakan lokasi dan sejarah-sejarah Nabi. Hingga membuatku pernah bermimpi untuk kesana sebelum menambahkan Jepang dan Eropa sebagai tempat petualangan berikutnya. *tentu saja sampai hari ini, itu semua masih hanya mimpi* :D.

Itulah sekilas masa kecilku..
dan rasanya, aku ingin Pulang ke Masa Lalu.



0 comments