Senyummu

Menyesap teh disuatu senja. Bersama bercerita, dimasa tua dan renta. Bahagia diberi kesempatan di Ramadhan pertama. Entah esok, entah lusa. Kuusap dahimu. Meski penyakit menggerogotimu. Tapi senyummu, membiaskan wajahmu yang sayu.

30 hari berlalu. Sendiri, menyesap teh disuatu senja. Bahagia diberi kesempatan hingga akhir Ramadhan. Entah setahun atau dua tahun lagi. Kuusap potretmu. Sedihku kadang membuncah karena Rindu. Tapi senyummu, pelipur lara bagiku.



Kontes Unggulan Enam Puluh Tiga

0 comments