Cara Cepat Jadi Penulis Legendaris

17 tahun yang lalu..

"Gawat! Sudah jam 7."

Aku semakin gelisah dalam kemacetan yang juga semakin menggila. Kusapukan pandangan, menilik satu persatu penghuni jalanan. Beberapa orang teman menyusuri trotoar dan melewatiku, ada yang berjalan cepat tapi lebih banyak yang berlari, lagi dan lagi. Mendadak gelisahku berganti menjadi panik lalu galau, panik, galau dan begitu seterusnya. Kuputuskan untuk segera turun dari angkot, siap untuk melaju meski harus menaklukan jalur sepanjang kurang lebih dua kilometer bak seorang atlet pelari atau malah mirip pencopet yang dikejar-kejar polisi, aku tak perduli.

Kuambil jalan pintas lalu menjelajahi jalan setapak diantara ruko-ruko di dalam gang. Nafasku tersengal dan langkahku memelan. Dandanan yang sudah rapi jali berubah kusut masai. Sisiran poni belah pinggir harus porak poranda karena peluh membasahi dahi dan pelipis. Harumnya bedak bayi dan pelicin pakaian telah bercampur baur dengan aroma keringat. Hilang sudah kharisma seorang abege kala itu.

Aku berjalan gontai disertai gerutu panjang. Kesal, bosan karena selalu diterima di sekolah yang jaraknya jauh, sejak SD hingga SMA. Belum lagi dengan kemacetan yang semakin merajalela dan sopir angkot yang dengan seenaknya berlama-lama menunggu penumpang. Tidak cukup hanya itu, aku masih harus berjalan jauh setelah turun dari angkot dengan kaki yang sudah terlanjur mirip betis kesebelasan. (menyalahkan lokasi sekolah => pencitraan xixixi..)

***

Daripada galau karena mikirin sikat toilet, kemoceng, sapu, kain pel, arit, cangkul dan lapangan "hot" yang sedang menanti dengan penuh sukacita, lebih baik mikir yang asyik-asyik aja ya kan. Hidup ini indah kalau kita berpikir hidup ini indah (eh, ngayal itu berpikir apa bukan yah?) Tapi sutralah.. dibawa enak aja, kita hidup untuk hari ini, yang lalu biarlah berlalu dan besok belum terjadi. :D

Okey! Back to topic. :D

Karena kejadian itu, disepanjang jalan daku terus berharap bisa melompat diantara puncak gedung dan bangunan seperti Spiderman. Dengan begitu maka tidak perlu menunggu berlama-lama di angkot, dan uang jajan juga bisa bertambah karena nggak perlu lagi biaya buat transport (halagh) #Ujung-ujungnya duit. Dengan kemampuan Spiderman, pastinya daku akan lebih yahud dalam bidang olahraga seperti basket dan bela diri, lalu bisa memenangkan semua kejuaraan dan ikut olimpiade, wuih keren. :D

Nah, ternyata dari hasil penelitian, mengkhayal adalah aktifitas yang bagus untuk memaksimalkan fungsi otak kanan dan ternyata lagi, 80% pengkhayal adalah seorang manusia yang kreatif sodara-sodara. Terutama dalam bidang tulis menulis cerita fiksi seperti Tante J. K. Rowling (Harry Potter) dan Animator legendaris Eyang Hayao Miyazaki (Ghibli Studio), Walter Elias Disney (Walt Disney), William Hana & Joseph Barbera (MGM) atau Penulis dan Animator terkenal lainnya yang belakangan sudah marak dan bertebaran seantero dunia. Darimana lagi mereka mendapatkan ide kalo nggak dari ilmu pengetahuan yang dikombinasikan dengan sentuhan khayalan tingkat tinggi. Ilmu pengetahuan bisa kita dapatkan dengan sekolah, belajar atau bahkan konsul sama mbah google, nah kalo ngayal? Apapun, kapanpun dan dimanapun tetep gratis toh. :D

Dalam setiap mengambil keputusan, mungkin semua perubahan hidupku tak luput dari yang namanya mengkhayal. Kegiatan yang satu itu adalah hal yang menyenangkan disaat belum atau tidak mampu memiliki apa yang diinginkan. Tapi "ingin" memang tak harus memiliki bukan, kadang dengan mengkhayal akan sedikit mengobati keinginan hati yang tak kesampaian. Dan jika mau berusaha menyesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki dan dilakukan sepenuh hati, Allahu a'lam. Semoga menjadi do'a yang dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa... semogaahhhhh.. (uhuk). Seperti khayalan Spiderman yang telah menjadi salah satu inspirasi tulisan fiksiku. (ehem..)

Karena itulah, menjadi seorang Penulis Besar adalah khayalan terbesarku saat ini :D. Tujuannya? Agar bisa mewujudkan semua khayalan-khayalan kecil nan ajaib yang tidak mungkin terjadi itu ke dalam bentuk tulisan. Siapa tau suatu saat nanti tulisanku akan menjadi sebuah Mahakarya, jadi Best Seller, di Filmkan, masuk deretan Box Office, di tonton oleh orang sedunia, dapet penghargaan karena membawa manfaat dan menjadi Film Terinspirasi, lantas dinobatkan menjadi Film Terbaik Sepanjang Masa. Ahayyy... asyiknya mengkhayal.. :D


0 comments