Perahu tanpa Layar




Satu tahun sudah Engkau disini
Namun diri ini, tak jua merasa berarti
Peristiwa demi peristiwa datang silih berganti
Rezeki bahkan musibah seolah tak henti salling mengisi

Ketika Tuhan mengambil kembali, 
Sekejap saja semua pergi, tanpa permisi tanpa peduli

Kepada siapa hendak kuceritakan kisah ini
Jika bukan kutuliskan
Kepada siapa kuluapkan rasa gundah ini
Jika bukan kepada yang ingin mendengarkan

Aku berada pada masa, dimana penatku hampir membuyar, 
jadi tangis bengis dari amarah yang tak mampu terberai

Carikan aku layar, 
Aku ingin mengarungi ombak hati yang tengah menggelepar


Gelora 21 April 2014

6 comments