Dilihat boleh, Dipegang jangan..

"Saya kapok ah belanja gamis online! Pas gamisnya nyampe ke rumah, ternyata beda sama gambar. Warnanya juga gak sebagus yang ada di foto, mana jahitannya gak rapi lagi trus ukurannya gak pas pula." Seorang temen sempet mengeluhkan rasa kecewanya ke saya beberapa waktu lalu. Dan kebetulan itu adalah pengalaman pertamanya berbelanja secara online". (dia blom tau kalo saya mah udah dari dulu langganan gamis, kerudung dan mukena online, alias reseller). Tapi yah, itu dulu sebelum si bungsu brojol. 

Ruang lingkup bisnis yang di geluti masih di seputar keluarga, teman dan tetangga, (biar cepet laris) karena saya pikir, kemungkinan mereka pasti akan beli kalo saya tawarin duluan (entah alasannya karena gak keenakan, ingin beramal, kasihan atau kalo barang tidak sesuai ada yang mempertanggung jawabkan tanpa perlu ribet mengembalikan atau menukar lewat jasa pengiriman.) 'yang penting cepet dibeli, kan yah..' hehehe. Eh tapi ternyata, tanggung jawabnya malah lebih besar, karena mereka lebih vokal soal model, ukuran dan kualitas bahan. Dan saya malah semakin galau kalo mereka sampe kecewa dengan gamis-gamis dan mukena yang saya tawarkan. Gak enak kalo harus putus silahturahmi hanya karena bisnis kan.

Bagi mereka yang masih awam soal belanja gamis secara online, seperti contoh adik saya yang belum lama memutuskan untuk menutup aurat. Dia masih asing dengan nama-nama bahan gamis dan kebetulan rumahnya terletak di kota kecil  yang belum ada mall dan pertokoannya. Jarak tempuh kendaraan dari rumah dinasnya kurang lebih 2 jam perjalanan ke kota besar. Karena masih punya anak balita, pastinya ribet dan lama banget kalo mo beli gamis, apalagi pengennya nyari gamis yang berkualitas dan polanya cantik-cantik. Baru mo nyobain, eh anaknya udah lari kemana mana. Seharian belanja dapet capeknya doang karena lari-lari, gendong sana gendong sini tapi bajunya ga dapet-dapet. Apalagi kalo level kesabaran suami buat nungguin bininya shopping gak tinggi-tinggi amat, beuh.. alamat dah nyerah duluan pastinya. Jadi karena itu, kudu wajib dong yah buat nyari tau jenis-jenis bahan dasar gamis yang akan dibeli (biar ga kecewa), dan juga ukuran standarnya seperti panjang, lingkar dada atau LD, dan lainnya  (namanya jg online, kan gak bisa dicoba sebelum membeli yak).

Ada toko online yang memberikan keterangan berapa persen kemiripan foto dengan yang asli. Namun ada juga yang model gamisnya tidak sesuai dengan yang dipajang karena konveksinya hanya mencontoh model dari foto online shop lain (bukan barang asli seperti di foto/tidak original) atau mengedit foto model gamisnya sedemikian rupa agar kelihatan lebih cantik, sehingga tingkat kemiripan warna gamisnya tidak sama lagi. Terkadang jahitannya pun tidak rapi, khususnya untuk gamis yang harganya miring atau yang diberi diskon.

Nah,  bahan gamis itu bermacam-macam dari kualitas paling rendah hingga premium. Misalkan saja Gamis syar'i bahan jersey standar hingga jersey super, spandex, rayon, katun jepang, wolfis, cerutti, sifon, katun, kaos, sutra dll. Istilah untuk modelnya pun bermacam-macam. Ada yang model payung (mengembang ke bawah) busui friendly ataupun nonbusui, kancing atas ato long zipper, lengan karet, tali atau karet belakang, karet pinggang dan lain-lain.

Gamis syar'i atau yang sesuai syari'at itu biasanya lebar dan bentuknya sederhana, menutup dari pundak hingga mata kaki. Lebih bagus lagi jika warnanya juga lebih sederhana dan tidak mencolok diantara orang banyak. Dijamin deh bakalan nyaman dipake dan dipandang.

Dari yang saya amati dari sekian banyak toko online, ada beberapa bahan kain gamis yang paling banyak di pesan. Sebut saja "best seller pilihan para customer" karena modelnya yang jatuh saat di pakai (tidak mekar atau mengembung yang membuat pemakainya kelihatan gendut), terlihat elegan (untuk acara formal) atau bahannya yang adem, halus, tidak menerawang, tidak mudah kusut, tebal, awet, atau karena harga yang sesuai kantong. Seperti Gamis berbahan jersey, spandek, kaos katun, katun jepang, cerutti dan wolfis. Yang pasti ada kualitas tertentu yang membuat para customer tertarik untuk bertransaksi, bukan cuma sekedar bertanya dan ujung-ujungnya gak jadi beli, alias cuci mata doang.

Gamis Jersey dan Gamis Spandek
Bahan yang paling sering dijual biasanya berbahan jersey super, Namun sama halnya dengan bahan spandek, yakni sama-sama njeplak dibadan dan memperlihatkan lekuk tubuh saat dipakai. Bedanya bahan jersey merupakan kain cotton strech, halus, lebih tebal dari spandek dan  tidak berbulu. Menurut saya sih masih mending di jadikan khimar/kerudung nonpet yang lebar atau longgar, karena bahannya lembut, tidak panas, berdaya serap tinggi, ringan dan tipis namun tidak menerawang, tidak mudah kusut dan bahannya jatuh saat dikenakan. Selain itu, akan membuat wajah keliatan agak tirus apalagi untuk saya yang memiliki wajah bulat atau persegi. (Tetep yah, pengen keliatan cantik) :p

Gamis Spandek Rayon
Bahan ini merupakan campuran antara bahan spandek dan katun rayon. Oleh karena itu, walau tetap bisa melar bahan ini tidak seelastis bahan spandek. Campuran katun rayon dalam bahan ini membuatnya adem dan dingin ketika dikenakan. Sebaiknya cuci pakai tangan saja agar teksturnya tetap halus.

Gamis Spandek kaos
Selain dapat dicampur dengan bahan rayon, spandek juga bisa dicampur dengan bahan kaos. Oleh karena bahan dasar kaos adalah katun, campuran spandek dan kaos akan mengurangi elastisitas spandek. Tetap nyaman digunakan sehari-hari walau teksturnya tidak sehalus spandek atau spandek rayon.

Gamis Spandek Lycra
Lycra sebenarnya adalah nama untuk bahan spandek. Namun dalam tulisan ini lycra yang dimaksud adalah bahan spandek yang memiliki tekstur licin yang bisa digunakan untuk bahan pakaian senam atau olahraga lain. Banyak online shop menyebut bahan ini sebagai bahan spandek korea. Teksturnya halus, licin dengan tampilan sedikit berkilau seperti satin. Kurang menyerap keringat tetapi bahannya ringan dan jatuh sehingga sangat baik dalam mempertahankan bentuk dari model gamisnya.

Gamis Cerutti dan Sifon
Berbeda dengan jersey atau spandex, cerutti dan sifon sendiri bahannya menerawang hingga wajib memakai furing agar tidak terlihat transparan dan kain sifon tidak disarankan untuk mereka yang berbadan gemuk. Gamis berbahan Cerutti dan Sifon biasanya sering dipakai di acara- acara resmi. Yah sedikit ribet sih, tapi tetep aja banyak ibu-ibu yang make kalo ke kondangan, meskipun sebenarnya lebih cocok dijadikan selendang atau kain pemanis untuk gamis dan kebaya saja. Kalopun bahan ini dijadikan kerudung, biasanya harus dipakai berlapis atau kalau yang instan, jahitannya disebut double layer. Dari segi perawatan pun, kita mesti hati-hati saat mencucinya.

Gamis Katun
Cotton atau katun artinya kapas. Bahan katun dibuat dari serat kapas alami oleh karena itu ringan dan sangat nyaman dipakai. Teksturnya halus, lembut tetapi kuat dan tahan lama. Selain untuk pakaian dan gamis, bahannya sangat nyaman dan tidak panas sehingga banyak digunakan sebagai bahan mukena, sprei dan pakaian dalam. Perawatannya mudah. Oleh karena terbuat dari serat natural  maka tidak membuat alergi. Bahan katun juga memiliki banyak variasi yang sangat beragam.

Gamis Katun Jepang
Bahan gamis yang satu ini merupakan kain yang di impor dari jepang dengan kualitas premium, bahannya adem (daya serapnya tinggi), tidak panas, permukaannya halus (tidak berbulu), tebal dan awet meskipun dicuci berulang kali. Warnanya pun kalem-kalem dan polanya juga bermacem-macem. Sebagaimana istilahnya ada kualitas ada harga maka harganya pun lebih tinggi dari katun biasa. Bahan yang satu ini sangat cocok dipakai di acara-acara formal, atau di jadikan pakaian seragam. Walaupun sebenere gak masalah mo di pake di rumah atau jalan-jalan, tetep enak dan nyaman dipakai.

Gamis Kaos Katun
Kalo untuk di rumah, acara santai atau kasual, bahan yang satu ini emang yang paling cocok. Karena bahannya adem, menyerap keringat dan bikin kita lebih leluasa bergerak. Apalagi buat emak-emak seperti saya yang saban hari ngurusin balita, bisa dibayangin lah kalo lagi ngejer anak sana-sini, ntuh gamis kan kadang-kadang bisa dijadiin alternatif buat ngelap keringet juga yak hihihi...

Gamis Katun rayon
Teksturnya sedikit licin dan jatuh, Bahan terasa dingin (adem) dan mudah menyerap keringat sehingga nyaman dipakai di berbagai kondisi cuaca. Tetapi, katun rayon juga mudah kusut.
 
Gamis Katun Bangkok
Tekstur agak sedikit kasar, lebih tipis dari katun biasa sehingga kadang ada beberapa jenis katun bangkok yang menerawang. Biasanya banyak dibuat menjadi kemeja atau jenis blouse lainnya.

Gamis Katun Silk
Merupakan bahan dengan kombinasi dari kelebihan yang ada di bahan katun dan sutra. Bahannya ringan dengan tekstur licin khas sutra. Juga nyaman dipakai. Halus tetapi kuat. Campuran sutranya membuat bahan ini terlihat elegan dan lembut ketika dipakai tetapi katun yang terkandung di dalamnya membuat bahan ini kuat dan tahan lama apabila diperlakukan dengan tepat.

Gamis Silk atau Sutra
Sutra sangat nyaman dikenakan karena bahannya sangat ringan dan lembut. Walaupun begitu, sutra adalah bahan yang sangat kuat. Oleh karena terbuat dari serat alami, kain sutra juga tidak menimbulkan alergi pada siapa pun yang memakainya. Walaupun berkilau dan licin, sutra memiliki daya serap yang baik.


Gamis Rayon
Terkadang Rayon disebut juga dengan bahan linen, mirip dengan katun namun lebih lembut dan dingin di kulit karena menyerap keringat tapi sayangnya lebih mudah kusut dan menyetrika nya pun tidak boleh terlalu panas.

Model gamis seperti, busui friendly/gamis untuk ibu menyusui bisa dipakai untuk memudahkan ibu menyusui ketika berada jauh dari rumah dan ada juga gamis nonbusui. Gamisnya sendiri bisa menggunakan kancing atas atau resleting panjang (long zipper). Untuk yang menggunakan ukuran gamis all size, model dengan karet lengan, karet pinggang, karet belakang atau tali sangat berguna apabila ternyata ukuran gamisnya agak kekecilan/kebesaran. Walaupun sebenarnya gamis yang lebih lebar dan longgar lebih baik, sehingga tidak memperlihatkan lekuk tubuh.

Jadi, pastikan online shop yang kita pilih bisa dipercaya, entah itu lewat referensi dari teman, testimoni, follower dan lain-lain. Yang lebih baik lagi bila sudah kenal dengan pemiliknya atau barang yang kita pesan sudah pernah dilihat secara offline dari toko online yang sama (punya temen, saudara dll). Biarlah dibilang cerewet pas nanya-nanya sama sellernya, namanya juga dibeli pake duit, suami nyari duit kan susah yak :p. Kalau tidak, kita harus sudah menyiapkan mental anti kecewa (memaklumi) jika tidak mendapatkan gamis secantik foto aslinya. Karena sudah resiko jika model, warna dan ukuran gamis yang akan kita terima tidak sesuai harapan.

Jadi inget lagu yang ada lirik 'dilihat boleh, dipegang jangan..' ('jangan' melakukan hal yang sia-sia maksudnya). Kalo gamisnya dipegang, paling banter yang dirasain yah layar henpon ato laptopnya doang kan yah. :p




 www.ahzaaufa.com



info :
tari rumah madani
gayafashios.com
wikipedia

13 comments

  1. Aku jg gak terlalu paham bahan2 gamis, yg penting nyaman

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba jiah, yg penting nyaman apapun bahan yg dipake :D

      Delete
  2. hheee setuju sama mbak Jiah Al Jafara
    ga terlalu ngerti masalah bahan sama kainnya. yang penting enak dipakainya hehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo nyaman dipake biasanya nyaman diliat jg ya mba 😸

      Delete
  3. Aku suka sutra cina, mbak. Adem dan nggak nerawang. Soal model yang simpel dan nggak kebanyakan aksesoris =>

    ReplyDelete
  4. Aku nggak suka pake spandek atau jersey..karena kalo naik tangga dia suka bikin rawan kesandung bahan baju sendiri...wkwkwkw...

    ReplyDelete
  5. Waaah pengetahuan penting nih. Aku langganan teman karena dia bisa memilihkan ukuran yg sesuai buatku. Kalau milih ukuran sendiri aku bingung, meskipun udah dikasih tau cara ngukurnya. Sayangnya produk dia (reseller, nggak bikin sendiri) kebanyakan jersey & spandek. Aku gak suka krn kena angin dikit lekuk tubuh & daleman langsung tampak walaupun bajunya longgar. Aku suka katun tp kok gak banyak yg bikin gamis katun kenapa ya? Kalaupun ada, macam bikinan bandung gitu, pasti panjangnya nanggung, susah buat aku yg agak tinggi.

    ReplyDelete
  6. aku gak tahu bahan-bahan gamis Mbak, tapi kalau ada bacaan katun jepang , udah kebukti,bahan bajuku enak dipakai...

    ReplyDelete
  7. Mbak...kalau beli online gitu, hutang dulu bolehkah?

    ReplyDelete
  8. kalau jersey enaknya gak usah di setrika hehehe

    ReplyDelete
  9. Kalau saya gak ngerti gamis mba, tapi istri saya yang paham, kalau saya pas antar ke butik capek banget, jalan sana jalan sini gak dapet dapet yang di cari,,, Hehehe

    ReplyDelete
  10. Saya masih sulit menemukan bahan Abaya yg black benar benar black, seperti yg dikenakan wanita Mekah. Bahannya dingin, ringan tapi nggak mudah tertiup angin. Debu mudah lepas dan anti kusut. Gamis silk Sutra yang Mbak tulis mungkin mendekati yaa..

    ReplyDelete