Jurus Ampuh Melawan Lupa Unfaedah

by - 10 Juni


Pernah gak sih, kamu lupa bawa duit kalo mo belanja atau malah lupa bawa ongkos padahal udah di dalam bus atau angkot? Biasa aja kali yah kalo lupa dengan hal-hal seperti itu, udah umum. Tapi kalo selalu lupa bawa duit, setiap makan bareng sama temen yang lagi tajir, pernah? Kalo iya, itu mah bukan lupa atuuh, tapi kamunya yang ngarep ditraktir. πŸ˜‚

Nah, kalo kenalan saya lain lagi (belum jadi temen sih sebenernya, meskipun setiap ketemu tak pernah lupa untuk saling menjahili). πŸ˜…

Pada suatu hari di pagi yang dingin, Si Dia ini tiba-tiba menggedor-gedor pintu kantor mencari Pak Bos, yang mana saat itu saya juga sedang menunggu dibukakan pintu oleh Beliau.

Terus saya tanya, "Kenapa? Apakah ada yang mendesak?" Dia cuma senyum-senyum doang dan malah balik bertanya, apakah Bos saya ada di dalam? 

Tidak berapa lama, Pak Bos membukakan pintu dan Si Dia ini langsung ngajak ngobrol tapi berbisik-bisik. Tak disangka, ternyata suaranya bisa terkoneksi ke kuping saya. Jadi saat itu, saya langsung aja akting, pura-pura gak denger. πŸ˜‚πŸ€£

Ternyata dia lupa bawa kunci motor sodara-sodara, tapi motornya idup dan bisa nyampe ke kantor saya.πŸ˜‚ 

Gimana pula ceritanya ??

Jadi begini, pas dia mo manasin motor di depan rumah, biasanya kuncinya digeletakin lagi di atas meja (takut motornya dibawa orang beserta kuncinya). Berkemungkinan ntuh kunci masih disitu atau bisa saja terjatuh. Kenapa bisa ada dua opsi? Karena dia lupa, apakah kuncinya sudah berada di atas meja lagi ato udah diambil dari atas meja tapi gak nyadar kalo terjatuh. 

Siangnya, setelah Dia ngembaliin kunci motor Pak Bos, yang ternyata bisa juga dipake di motornya Dia. Misteri lupa kunci motor ini pun terpecahkan (akhirnya Dia ingat ).  πŸ˜‚

Kunci motornya emang beneran terjatuh, tapi jatuhnya dari motor dan untungnya masih di depan rumah. Sayangnya, dia cuma ngeliatin aja kuncinya terjatuh tapi gak diambil, langsung nyelonong aja naek motor trus tancep gas, wkwkwk... Ada-ada aja kelakuan anak abegeh satu itu (jadi semacam amnesia sesat atau pikun gak jelas ini, kali yak. Entah) πŸ˜‚

Karena usia Dia hanya beda dua tahun di bawah saya🀣 Jadi waktu itu ngakaknya nyante banget bro (tidak disertai dengan tata krama dan tata cara orang lagi jaim seperti gaya-gayanya orang dewasa). πŸ˜‚

*Tega banget yak saya ngetawain orang lupa, πŸ˜… Astaghfirullah.. 🀣


Faktor Penyebab Lupa 

Nah, ternyata Lupa ini banyak penyebabnya. Kalo saya sama seperti si Dia ini, sering mendadak lupa karena kehilangan konsentrasi akibat terburu-buru, kebanyakan ngelamun atau banyak pikiran karena suatu masalah yang membuat kita jadi linglung. 

Biasanya langsung berimbas ke masakan yang jadi gosong, salah racik bumbu, manggil nama anak sampe ketuker-tuker, lupa matiin kompor atau tagihan air membengkak akibat sering lupa nutup air keran. πŸ˜‚

Secara pengamatan, lupa itu biasanya terjadi karena aktivitas yang terlalu padat, kejenuhan, tidak adanya pengulangan atau latihan, karena sering ditunda, otak yang sedang capek, pengaruh alkohol atau yang lebih parah seperti kerusakan jaringan syaraf pada otak. Selain itu, bisa juga terkena penyakit yang disebabkan usia yang sudah lanjut. Seperti amnesia, demensia dan alzheimer yang menyebabkan orang tua menjadi  pikun.

Meskipun biasanya kerap terjadi pada orang tua, namun sepertinya generasi muda sudah mulai banyak yang ikut mengalami "mudah lupa" ini. Dan kemungkinan salah satu penyebabnya adalah karena melemahnya fungsi otak.


Agar Tidak Mudah Lupa 

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan agar tidak mudah lupa :

1. Aktif Secara Mental

Sama seperti kalo kita aktif berolahraga biar sehat. Maka otak kita juga kudu aktif secara mental, biar bisa ikutan sehat juga doounk, alias gak lemot. Gak enak juga kan kalo bodynya sehat tapi otaknya malah keropos. 

Kalo di jaman abegeh dulu, hobi yang biasa saya lakukan sekaligus sebagai cara untuk mencegah penyakit lupa, biasanya dengan mengisi teka teki silang (TTS), bermain catur, melatih memori dengan menjadikan musik sebagai alat untuk mengingat vocab dan spelling saat belajar bahasa asing. Atau ikut memecahkan masalah yang ada dalam cerita novel misteri dan cerita detektif. 

Tapi yang masih saya lakukan sampai sekarang adalah merajut dan belajar memotret (termasuk dengan mencoba menulis lagi di blog ini), meskipun tidak se-intens dulu seperti waktu di awal-awal belajar, dimana saya masih punya banyak waktu luang dan anak-anak blom nambah.  

Selain karena bisa menghasilkan sebuah karya, menyibukkan diri dengan melakukan apa yang kita sukai juga bisa mengalihkan pikiran dari menghabiskan waktu memikirkan hal-hal negatif penyebab stress, yang membuat kita tidak bisa berkonsentrasi dalam melakukan aktifitas sehari-hari.
 
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa merajut mampu mengurangi stress, rasa cemas, dan menurunkan tekanan darah. Dan yang paling penting, merajut dapat membantu mengurangi resiko terjadinya demensia. Juga melatih otak kiri dan otak kanan secara bersamaan dengan melakukan suatu gerakan yang sama secara berulang-ulang. 


Pada akhirnya, orang yang melakukan kegiatan merajut pun akan memasuki suatu fase meditasi. Dimana kita bisa menjadikannya sebagai salah satu cara untuk melatih otak agar bisa fokus dan tidak mudah lupa. Seperti hal nya Yoga.

Itulah mengapa merajut identik dengan nenek-nenek, karena selain sebagai hobi pengisi waktu luang, manfaatnya juga sebanding dengan waktu yang dihabiskan. 

2.  Aktif Bersosialisasi

Aktif berinteraksi dengan lingkungan sekitar seperti dengan tetangga, kerabat, orang-orang tercinta atau orang-orang ditempat kerja ternyata bisa mencegah lupa, loh. 

Saya jadi teringat dengan tulisan Mba Eno tentang "4 Necessary for Living" Si Oppa kesayangan, di blognya CREAMENO. Dimana "You" adalah salah satu hal terpenting, yang menurut saya juga bermakna "orang lain selain diri kita sendiri." Karena sesimpel-simpelnya hidup manusa, pasti membutuhkan orang lain untuk berinteraksi meskipun itu hanya dengan satu orang. 

Contoh konkretnya bisa kita rasakan ketika kita sedang melaksanakan himbauan pemerintah dalam rangka menanggulangi wabah COVID 19, yakni #stayathome #schoolfromhome dan #workfromhome. Bagaimanakah rasanya setelah menjalani semua protokol dengan penuh kepatuhan? Apalagi jika tidak memiliki koneksi internet dan sendirian di rumah dalam kurun waktu yang sangat lama? Silahkan dijawab sendiri, yah. πŸ˜‚ 

Kalo saya mah asli mati gaya. Kecuali saya punya hobi atau kerjaan yang saya sukai dan memang gak membutuhkan internet sebagai pelipur lara dan obat duka nestapa. πŸ˜‚

Karena saat seseorang terisolasi secara sosial dan merasakan kesepian, maka hal ini sangat meningkatkan resiko demensia. Tidak adanya interaksi dengan orang lain akan membuat otak menjadi layu dan perasaan kesepian, efek terburuknya akan membuat seseorang merasa depresi hingga terjadi penurunan mental.

Studi yang diterbitkan oleh Frontier in Aging Neuroscience mengungkapkan bahwa orang tua dengan waktu bersosial yang baik memiliki ingatan, penalaran, dan kecepatan proses otak yang lebih baik.

Koneksi sosial yang dimiliki dan dibangun akan menjaga kesehatan otak menjadi lebih baik. Karena itu juga merupakan salah satu cara meningkatkan daya ingat yang efektif. Dengan begitu kita terhindar dari stress dan depresi yang menyebabkan kita mudah lupa karena daya ingat yang berkurang.

3.  Aktif Berolahraga

Jika kita tidak punya banyak waktu dan kesempatan untuk berolahraga, menurut penelitian yang diterbitkan dalam ‘Prosiding National Academy of Sciences’, kita bisa melakukan latihan ringan selama 10 menit sehari yang setara dengan kegiatan yoga dan tai chi. Contohnya dengan berjalan kaki agar jantung kita terpompa dan bisa berkeringat. 

Karena saat berolahraga, sirkulasi darah di dalam tubuh kita menjadi lebih lancar dan terdapat peningkatan komunikasi di antara hippocampus. Yaitu wilayah penting dalam penyimpanan ingatan. 

Menurut Ilmuwan di University of California, yang dilansir dari Bustle. Olahraga ringan berpotensi meningkatkan konektifitas dan berdampak positif pada otak, karena bisa merangsang pelepasan faktor pertumbuhan bahan kimia di otak yang mempengaruhi kesehatan sel-sel otak. Bahkan bisa menumbuhkan pembuluh darah baru di otak.

Selain itu, berdasarkan sebuah studi, olahraga juga dapat membantu kita mencegah alzheimer. Membantu menjaga daya ingat dan mempertajam fungsi otak.

4. Sarapan dan Makan Makanan Sehat

Perut keroncongan, tidak konsentrasi ketika memulai hari, mual-mual, pusing bahkan sampe sakit kepala, merupakan suatu pertanda bahwa kita lupa untuk mengisi perut dengan makanan atau sarapan. 

Paling sering dulu, dimana kita ikut berpartisipasi dalam rangka mengikuti upacara bendera setiap hari senin pagi di sekolah. Tidak jarang kita melihat ada beberapa anak yang pingsan atau merasa pusing dan lemas. Salah satu penyebabnya adalah karena lupa untuk sarapan. Dan ditambah lagi dengan daya tahan tubuh mereka yang juga lemah.

Sedangkan saya sendiri, meskipun tidak pernah mengalami hal seperti itu. Melupakan sarapan seringnya membuat asam lambung naik. Apalagi jika selalu diburu waktu setiap pagi dan mengabaikan sarapan karena takut terlambat pergi ke sekolah. Biasanya ketika sudah berada di dalam kendaraan, kepala saya akan menjadi pusing, mulai berkeringat dingin dan mual-mual, ditambah lagi jika sopir mulai mengemudi dengan ugal-ugalan. Lengkaplah sudah.

Tidak hanya untuk tubuh, jika kita ingin menjaga sel-sel otak tetap sehat dan membantu mencegah penurunan kognitif yang berkaitan dengan usia, kita tidak boleh melupakan sarapan dan berusaha mengonsumsi makanan yang tepat. Misalnya dengan makan buah-buahan, sayuran dan biji-bijian. Sebagai sumber protein kita bisa mengkonsumsi makanan rendah lemak, seperti dari kacang kedelai, ikan, putih telur dan dada unggas (tanpa lemak dan kulit).

5.  Tidur Cukup

Rambut gondrong awut-awutan, pake baju asal comot, entah baju kemaren ato baju bekas pake seminggu atau sebulan sebelumnya. Namun tiba-tiba datang ke kampus dengan aroma semerbak mirip pupuk kandang karena lupa mandi. πŸ˜‚ (bukan ngomongin diri sendiri ini, yak) πŸ˜…. Ditambah lagi dengan kebiasaan begadang alias kurang tidur. Meskipun gantengnya udah hampir kayak artis ibukota, tetep aja bakal resmi dinobatkan jadi duplikatnya zombie kalo gak sayang sama diri sendiri. 

Udahlah pelajaran gak masuk di otak, bukannya merhatiin dosen, kerjanya malah goler-goleran memamerkan iler ke temen-temen disekitarnya (salah satu temennya itu saya) yang mencoba tabah dan berusaha untuk ikhlas ketika berada disampingnya saat mengikuti mata kuliah di kelas. πŸ˜…

Meskipun pertahanan saya akhirnya tergoyahkan, akibat terpengaruh kebiasaan begadang beliau yang sangat menular. Namun pada kenyataannya, saya kapok sekapok-kapoknya. Karena bukan saja kurang tidur itu bikin otak gak bisa berpikir jernih dan mudah lupa, Kebiasaan begadang juga membuat daya tahan tubuh kita langsung drop dan dipastikan beragam penyakitpun akan berdatangan (hingga sempat bikin keuangan saya pailit, akibat bolak balik berobat ke dokter). 

Tidak hanya itu, pernah juga sekali nabrak saklar dan tiang listrik (ceritanya kurang tidur karena abis putus)πŸ˜…dan pernah kejedut kursi di bus waktu sopirnya tiba-tiba ngerem mendadak, yang bikin mulut saya berdarah karena kursi tersebut berbahan baku dari besi (kurang tidur karena abis berantem). Yang paling langganan itu adalah lupa turun dari bus karena kebanyakan ngelamun, saking lemes dan ngantuknya padahal harus kuliah pagi πŸ˜… 
*Contoh point ke 5 ini dibaca aja ya adek-adek, gak usah di tiru. πŸ˜‚

Ternyata, tidur yang cukup dan nyenyak itu sangat penting banget, coy. Tak terkecuali buat emak-emak yang masih punya anak bayi ato para bloger dan penulis yang terbiasa bergadang-gadang ria. Setidaknya, usahakan ada pengganti jam tidurnya. Entah itu dengan ikut tidur siang bersama bayinya, atau titip dulu Si Bayi ke Bapaknya. Buat emak-emak baru (abaikan dulu perkerjaan di dapur yang memanggil-manggil minta dibereskan, yakπŸ˜…) tidur itu penting, beb.  Kalo emaknya sehat, ngurus anakpun jadi lebih enak, ya gak emak-emak? Kalo kita yang sakit gak mungkin kan Si Bayi yang ngurusin emaknya. πŸ˜‚

Berdasarkan penelitian, selain untuk menguatkan ingatan, memprioritaskan waktu tidur yang cukup dapat mencegah kita dari mudah lupa. Karena terjaga selama 12 jam dapat menurunkan memori untuk mengingat, sedangkan kebanyakan orang dewasa membutuhkan tujuh hingga sembilan jam tidur dalam sehari.

Otak memiliki berbagai macam fungsi dan tanggung jawab. Ada bagian yang bertugas mengingat wajah, ada bagian yang harus mengingat nama. Dan lainnya lagi hanya merekam kejadian kalau kita baru bertemu orang baru. “Tidur merupakan momen dimana semua rekaman itu disatukan. Dan tidur jugalah yang membuat hal tersebut tetap bisa diingat dalam jangka waktu lama,” ujar Gary Richardson, M.D., salah seorang Ilmuwan Senior di Sleep Disorders Center (Henry Ford Hospital, Detroit).


Macam-macam Lupa 

Nah, lupa versi saya juga ternyata banyak macemnya temen-temen. 
Contohnya :
Lupa beneran
Lupa ilusi (hipnotis)
Lupa karena pikun 
Lupa disengaja
Lupa-lupanya gak inget πŸ˜‚

Lupa Positif (berfaedah) dan Lupa Negatif (unfaedah)

Lupa positif (berfaedah), misalnya :
Lupa tentang hal yang menyedihkan di masa lalu
Lupa kalo pernah ngutangin orang
Lupa sudah pernah memberi (bukan memberi masalah, yak) πŸ˜‚
Lupa dengan kesalahan orang lain dan memaafkannya

Kalo lupa negatif (unfaedah), misalnya :
Lupa dengan Tuhan
Lupa bayar, kalo gak ada yang nagih
Lupa anak istri atau suami
Lupa bawa duit
Lupa diri
Lupa pulang, karena keasyikan main atau ngerumpi
Lupa sama hutang
Lupa ngembaliin, setelah minjem barang
Lupa dengan kesalahan orang lain yang membuat kita ikutan jadi korban
Lupa kulitnya, kayak Si Kacang
Lupa kalo lagi puasa atau diet
Lupa makan karena gak bisa ngelupain mantan πŸ˜‚


Pengalaman Lupa Unfaedah 

Kalo saya sendiri, paling sebel pas kejadian belanja di minimarket setahun yang lalu (kejadiannya sampe dua kali, terulang kembali waktu belanja di tukang buah di pinggir jalan). Kenapa? Setelah semua barang yang dibeli di gantung di cantelan motor, eh pak suami malah maen nyelonong aja langsung pergi. Meninggalkan saya yang masih tejogrok disitu, lupa kalo bininya blom di angkut. 

Dan juga dengan kejadian dua hari yang lalu yang sempet membuat saya mengutuki diri sendiri. 

Adalah sebuah kekonyolan, ketika dengan sigapnya saya menelusuri tagar resep brownis kukus yang diperkirakan yahud di Instagram setelah melihat fotonya. Demi kue ultah Si Bontot yang ketiga dan kedua adik saya (kuenya kongsian karena ultahnya hanya beda sehari dua hari di bulan ini). Buat mereka itu hemat cuy, karena saya yang modalin, dan juga itu modus sih sebenere.πŸ˜‚ Soale yang pengen makan kue ultah (akibat lebaran kemaren gak kebagian kue) itu sayaπŸ˜…. Mereka mah kagak pernah sekalipun ngerayain yang beginian, hihihi.. 

Siapa sangka kalo saya menemukan foto beserta resep saya sendiri, yang memang pernah di repost di sebuah akun masakan nusantara beberapa tahun lalu (padahal di akunnya sendiri pun masih ada). πŸ˜‚

Yang paling nyesek, adalah ketika ada yang berkomentar "Alhamdulillah enakkkkkk aku bikin, paaasssss kaya yg di toko." πŸ˜‚

Lah, sih empunya resep pun udah gak inget lagi kalo resep itu adalah resep andalan (kata mereka yang udah pernah nyicip gratisπŸ˜…). Saking lupanya, sampe dua hari si pemilik resep malah sibuk berburu tepung brownis instant di setiap minimarket seantero kecamatan (bukan hand sanitizer aja yang sempet menghilang dari peredaran, yak). πŸ˜‚

Kue Ultah Si Bontot yang Ketiga, dengan teknik menghias seadanya πŸ˜…

Ternyata bermanfaat juga upload resep di Instagram, yak. Kendatipun resepnya adalah hasil modifikasi dari beberapa akun memasak terkenal di media sosial, selain karena bisa berbagi (kecuali resep dagangan) kita juga bisa mendokumentasikan lagi catatan resepnya agar tidak lupa seperti saya πŸ˜… (asalkan akunnya gak dihapus). Karena resepnya dulu memang pernah hilang di dalam handphone yang sudah lama rusak. πŸ˜…

Nah, kalo temen-temen gimana? Punyakah pengalaman berkesan mengenai lupa negatif atau lupa tak berfaedah seperti diatas? cerita dong. 😁


Referensi : 
https://www.halodoc.com/
https://doktersehat.com/
https://www.bbc.com/
https://www.honestdocs.id/
https://koinworks.com/
https://www.jawapos.com/

You May Also Like

81 Comments

  1. Lupa itu sbnrnya aku banget. Itu juga alasan aku bikin blog mba :p. Supaya semua pengalaman traveling dan kuliner aku bisa buka2 LG kalo seandainya mau balik kesana :p.

    Tp aku berusaha juga utk slalu aktifin memory supaya amit2 jgn sampe pikun. Ntah dengan nulis blog, baca buku teratur , dengan nulisin semua kegiatan di planner, dan ngaji hahahaha.

    Sosialisasi ternyata juga bisa jd obat anti lupa yaaa. Aku bukan tipe yg suka bersosialisasi banget sih, sesekali oke, tp tetep LBH suka di rumah. Makanya kegiata 2 kayak yg aku lakuin di atas hrs rutin. Olahraga nih yg aku masih bolong2 alias ga konsisten. Tergantung mood itu hihihi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Blog itu seperti sebuah album yang menyimpan semua memori lama ya mba 😁

      Bersosialisasi sesekali kayaknya udah cukup, asal gak kayak orang yang bertahun-tahun terdampar disebuah pulau dan sendirian yah mbak hihihi...

      Ayok mba, Olahraga, meskipun masih PSBB lari-lari di tempat pun tak mengapa πŸ˜‚

      Hapus
  2. Aku pengen belajar merajut. Katanya kan bagus buat otak. Tapi belum jadi-jadi. Kalau lupa itu, kadang mau ke ATM tapi keliru bawa dompet yang gak ada atmnya. Pernah juga tuh ke pasar bawa sepeda. Pulang jalan kaki, hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha.. kayaknya saya pernah juga seperti itu mba. Walopun yang paling sering itu bawa payung tapi pulang bawa kantong kresek πŸ˜…πŸ˜‚

      Ayok belajar mba, gampang ituh. Kalo sering ngeliat temen yang udah mahir pasti tambah semangat belajarnya 😁

      Hapus
  3. Lupa juga salah satu manusia, jadinya semua orang pasti pernah lupa, contohnya mencoba melupakan mantan yang ngasih surat undangan padahal kita masih sayang.πŸ˜‚

    Kalo pengalaman lupa sih aku pernah belanja di pasar, setelah sampai di rumah baru sadar kalo jengkol ketinggalan di pasar. Terpaksa ke pasar lagi, mana cukup jauh lagi. Di tengah jalan baru ingat kalo keran air lupa dimatikan di kamar mandi, bingung kalo balik lagi ke rumah takutnya tukang jengkolnya sudah pulang karena siang, tapi kalo terus ke pasar takutnya nanti kamar mandi banjir dan my love pasti keluar....ah sudahlah.πŸ˜ƒ

    Akhirnya aku berhenti di pinggir jalan lalu ke warung kopi dulu, sambil nunggu kopi telpon dulu tukang jengkol suruh nunggu jangan tutup dulu, setelah itu telpon my love kalo keran air belum dimatikan.πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaahh itu mah Alesan luh doang Guuss!!..😬😬

      Gw rasa tukang jengkol nya Janda Muda....Jadi tuh Jengkol sengaja luh nggak bawa biar luh balik lagi yeee kan..πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Suuueee luh Gus..πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    2. Jadi penasaran sama mantannya Mas Agus πŸ˜‚

      Pinteeeeer, tanda-tanda bakal jadi bos besar memang begitu mas, emang udah ada bakat alam dari sononya πŸ˜‚πŸ˜

      Hapus
    3. Sepertinya, yang janda muda itu pemilik warung kopinya, Mas Satria πŸ˜‚πŸ€£

      Hapus
    4. Nah betul itu, mana ada janda muda yang jualan jengkol, soalnya bau, apalagi janda muda yang anaknya baru satu atau belum punya anak.πŸ˜„

      Kalo pemilik warung kopinya adalah...
      Rahasia.πŸ˜‚

      Hapus
  4. Kalau saya Lupa diluaran Alhamdullilah tidak pernah...Sebagai contoh kepasar lupa bawa dompet. Pokoknya hampir nggak pernah.😊😊


    Cuma anehnya Justru Lupa hal sepele dirumah sering banget..Contohnya lupa naruh hp dimana...???😨😨😨


    Pernah 2 Tahun lalu Hp saya ikut ke cuci..di mesin cuci.

    Padahal udah nyari berjam-jam akhirnya ketemunya dimesin cuci sudah penuh air dan tiiiidddaaakkkk!!...😰😰😰😰 Ternyata Hpnya masih disaku celana Dan ikut kecuci..😭😭😭😭😭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Astaga Kangggg, untung dirimu nggak lupa kalau udah punya anak istri hahahaha





      *kabooorrrr

      Hapus
    2. Itu juga sering lupa Uni Rey....Kalau ditanya "Mas sudah berkeluarga belum"..

      Terkadang suka lupa saya menjawabnya...πŸ€―πŸ™„πŸ˜²πŸ˜²πŸ˜²

      Jadi yaa saya bilang masih lajang dan baru 17 tahun..lagi cari pacar juga malah. 🀣🀣🀣🀣

      Hapus
    3. Kenapa HP nya gak sekalian dijemur dan disetrika, Mas Satria? Biar rapi dan wangi πŸ˜‚πŸ€£

      Hapus
    4. Pasti yang nanya Mas Satria "Sudah berkeluarga belum" itu, nenek-nenek ya Mba Rey 🀣

      Hapus
    5. wakakakakaka, betoolll, makanya dia jawab baru 17 tahun (17 taun menikah mungkin maksudnya hahaha)

      Hapus
    6. Haahaaa Suuuueeee!!..🀣🀣🀣

      Hapus
  5. Saya bangeeettt pelupa bangetttt!
    Entahlah, apa karena saya terlalu banyak memikirkan hal-hal yang belum pasti terjadi.

    Saya banyak melupakan hal-hal penting loh dalam kehidupan saya, dan sumpah diingatkanpun saya sama sekali nggak bisa ingat.
    Entahlah saya pikun atau gimana.

    Namun, meskipun demikian, saya bersyukur jarang lupa hal-hal yang kecil karena saya antisipasi.

    Kayak, kalau kerja saya ke mana-mana bawa buku dan pulpen, biar hal-hal penting bisa dicatat.
    Atau juga lebih suka menaruh barang di tempatnya, jadi nggak bakal lupa nyelip di mana :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya Mbak Rey jadwal kerjanya juga padat ya Mba, meskipun itu urusan rumah tangga. Sama bgt kayak saya πŸ˜‚πŸ˜

      Antisipasi wajib itu emang mba. Kalo saya yah paling pake note di hape, karena kadang seringnya malah lupa bawa note ato pulpen πŸ˜…πŸ˜‚

      Hapus
    2. Kalo suami chat sama mantannya lalu ketahuan itu lupa juga ngga mbak Rey?

      *Kaboorrr πŸƒπŸƒπŸƒ

      Hapus
    3. Nah itu dia, saya kurang jago nulis pakai hape, rasanya kebiasan di laptop mulu hahahaha, jadi biasanya milih pakai buku :D

      Kalau suami chat mantan? duuuhhh sampai pikun kayaknya masih ingat deh wakakakakakak

      Hapus
    4. Kenapa selalu ingat terus mbak, katanya pelupa.πŸ˜„

      Hapus
    5. Itu deh, wanita itu herannya suka lupa sama kebaikan pasangan, tapi keburukannya selalu ingat.

      Giliran udah nggak jadi pasangan, nggak bisa lupa dengan kebaikannya, jadinya baper :D

      Hapus
  6. Kalau saya sering naruh kunci di mana, hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, Bener banget itu, kunci. πŸ˜‚

      Apalagi remote TV, langganan banget ituh. πŸ˜…πŸ˜‚

      Hapus
  7. INI POSTINGAN BUAT SAYA BANGET :')
    Iya, merasa kurang olahraga, kurang makan sehat, sama kurang tidur.
    Yaampun, gak sehat banget dirimu, Mike.. :v.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyak, mumpung lagi nyadar diri, ayok bertobat hihihi... πŸ˜‚

      Hapus
  8. Saya pernah lupa taruh hape mba πŸ˜‚ dicari ke mana-mana kok nggak ada. Sampai bilang ke teman yang lagi saya telepon, "Eh sebentar deh, hape gue hilang masa." -- terus dibalas sama teman, "Lha elu telepon pakai hape apa?" Baru deh saya sadar ternyata hapenya saya pegang πŸ€ͺ

    Teman saya lain lagi, dia lupa tutup jok motor habis isi bensin hahahaha joknya masih berdiri, eh dianya sudah angkat kaki dan duduk. Asli ini saya yang lihat saja sampai ketawa ngakak, kok bisa-bisanya lupa tutup joknya dulu 🀣

    Beda lagi sama si kesayangan, yang berangkat kerja bawa mobil lalu pulangnya naik kendaraan publik. Sampai rumah dia bingung mobilnya di mana. Ternyata masih di parkiran office hahahaahaha πŸ˜‚πŸ™ˆ ampun deh justru yang kecil kecil begini kadang terlupakan mba daripada yang besar πŸ˜‚

    Ohya, saya pribadi untuk jaga ingatan lebih sering menulis dan membaca. Belum sampai tahap merajut karena nggak bisa juga 🀭 kalau olah raga iya saya lakukan tapi sepertinya niatannya lebih untuk jaga badan. Nggak kepikiran kalau itu bisa untuk jaga ingatan 😍 dan saya juga setuju kalau tidur cukup sangat berperan besar dalam menjaga kestabilan otak dan emosi hahahaha. Sebab akan beda sekali resultnya saat kita tidur 6-7 jam sehari dibanding cuma 2-3 jam sehari πŸ˜† bahkan saya kadang ada napping siang hari sejam gitu mba kalau otak sudah mulai kasih tanda tanda lelah, better istirahat sejenak πŸ˜† (dulu pas kecil susah banget disuruh tidur siang, eh sekarang tidur siang justru jadi sesuatu yang berharga) 🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha... jadi inget dulu mba, nyari pena kemana-mana, sampe suudzonan segala, dipinjam orang tapi gak ngembaliin. Padahal penanya masih di pegang di tangannya sendiri. 🀣

      Itu serem bener temennya mba, asli itu celananya pasti panas dan berbau bensin. Untung gak ada yang nyalain korek ya mba πŸ˜…πŸ€£

      Kayaknya mobil kesayangannya Mba Eno pengen disumbangin kali mba hihihi.. segitu teganya Si Mobil di cuekin, hihihi..

      Emang bener banget Mba, waktu kecil dipaksa-paksa tidur pada gak mau, giliran udah besar malah susah banget mo tidur siang sebentar aja. πŸ˜‚

      Hapus
    2. Pengalaman kayak ini sepertinya adalah hal lumrah semua orang deh. Kalo masih di tangan sih bagus. Pernah saya nyelip pulpen di atas telinga, pas nyari dikerjain sama teman sendiri πŸ˜…

      Hapus
  9. Lupa yg paling merasa bersalah adalah lupa kalo boncengin temen, haha.. ternyata pas beli bensin dia saya tinggal di pom, haha.. tapi ngomong2 itu rajutannya mbak kok cakep banget, hoho

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aduh kesian banget itu temennya, apalagi kalo sampe temennya diem aja gak manggil-manggil (udah gondok pasti ituh) hahahaha...

      Rajutan standar itu mba, soalnya itu pertama kalinya belajar ngerajut sepatu, dan juga rajutannya itu blom selesai sampe sekarang πŸ˜…πŸ˜‚ sepatunya juga udah gak muat lagi disaya, mba hihihi..

      Hapus
  10. Beruntungnya kebiasanku lupa sesuatu bisa berhenti alias jera total setelah diceketukin di depan keramaian orang oleh kenek kopaja, 'mas, ritsletingnya kebuka'.
    Astaga, aku baru nyadar dan merah padam wajahku. Malu banget rasanya.
    Setelah itu aku jadi jera.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 😲 hahaha... untung ada yang ngasih tau ya, Mas πŸ˜‚ Kalo sampe di video in, trus di upload di Youtube? gimana kalo sampe viral itu yah hihihi...

      Hapus
    2. 🀣🀣🀣

      Hapus
    3. Mungkin yang resletingnya terbuka itu resleting tas atau ransel kali mbak, takut nanti ada barang yang hilang.πŸ˜„

      Hapus
    4. Terus kenapa wajahnya Mas Himawan bisa sampe merah padam, Mas Agus? Bukan makeup kan isi tasnya?? πŸ˜…πŸ˜‚

      Hapus
    5. Jangan jangan isinya pembalut.😱

      *Kaboorrr

      Hapus
  11. Kalau ini suami saya banget, seriiing banget lupa naro barang. Pernah naik kereta gak bawa dompet dr jogja-bdg πŸ˜‚ gara2 itu saya yg kudu sigap ngingetin macem2 k dy..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo kita ke warung makan trus gak bisa bayar itu kan biasanya ujung-ujungnya di suruh nyuci piring yah, mba. Kalo naek kereta trus lupa bawa dompet, langsung kebayang Suaminya Mba Imawati di suruh nyuci satu gerbong kereta πŸ˜… (mulai halu)πŸ˜‚.

      Eh ya, trus gimana itu nasibnya setelah nyadar gak bawa dompet, mba? Penasaran πŸ˜‚

      Hapus
  12. Ya Allah ada yang sampai pelupa segitunya ya. Kalau saya pernah lupa ga pakai helm dari rumah ke Kantor karena biasa nebeng suami naek mobil. Tapi kalau sesuatu yang didilakukan tanpa sengaja banyak ajaibnya. Walaupun waktu itu berpapasan dengan polisi,dan melewati pos polisi, ajaib tidak ditilang. Mungkin karena santuy aja lewat tanpa rasa takut, sadar-sadar pas sampai kantor dan turun dari motor πŸ˜„

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak berasa ademkah mba ada tiupan angin di kepalanya, Ini pasti kebawa suasana saking sejuknya ya mba hehehe.. soalnya saya juga pernah tapi kebalik, waktu diajak ipar naek mobil saya malah pake helm dan duduk manis di mobil πŸ˜….

      Konon mba, based on true story juga πŸ˜… . Pak pol jarang berentiin emak-emak yang naek motor, apalagi kalo bawa anak. (Mungkin udah paham dengan keganasan emak-emak di jalan kali, yak) hihihi..

      Hapus
  13. Ya ampun jadi tahu kenapa saya suka lupa. Rupanya sejak corona datang saya kan di rumah saja. Otomatis kegiatan sosialisasi alias ketemu teman-teman nggak ada sama sekali. Paling cuma kirim pesan saja di grup atau japri. Rupanya karena nggak bisa aktivitas menjadikan saya mudah lupa. Sampai sekarang belum bisa menhatasi masalah ini. Sekoga corona segera berlalu. Saya rindu teman-teman.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 🀲 Amiiin...πŸ˜”

      Saya juga udah kangen walo sekedar jalan kaki keliling kampung sama anak-anak πŸ˜… Soalnya sekarang masih ngeri-ngeri sedap, karena sejak dimulai new normal ini, anak-anak makin banyak berkeliaran dan orang-orang dewasa gak mematuhi protokol kesehatan, gak ada yang jaga jarak dan orangtua gak make masker. Dan yang meninggal disini, sejak terjadinya wabah. Rata-rata dikuburnya di perkuburan korban covid-19. (Dan orang sini gak banyak yang tau)

      Hapus
  14. Jujur aku juga orangnya suka lupa-an gitu Mba. Bahkan kadang karena temenku kesel, sampe ngomong ke aku katanya jangan sampe anak atau suami nanti bakal dilupain juga. Haha. Cuma sekarang sih aku coba rajin minum air putih mba, biar ngga kebanyakan lupa. Ngga tau sih bakal nampol atau ngga. Tapi ngga ada salahnya dicoba. Hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setidaknya minum air putih itu sehat ya mba. Termasuk juga untuk kulit dan sistem pencernaan yah 😁.

      Itu temennya pasti sering di lupain ya mba? Sampe bisa terucap kata-kata seperti itu. hihihi..

      Hapus
  15. Saya sering lupa sama hal-hal kecil wgwgw :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ati-ati aja ituh, hal-hal kecil, kalo dikumpulin kan jadi banyak (tapi sayang, itu bukan duit yah) πŸ˜‚

      Hapus
  16. Kadang karena kita tidak fokus saat melakukan sesuatu, jadinya lupa. Kayak kurang fokus saat mengunci pintu, jadi ninggalin kunci masih ngegantung di pintu.. πŸ™ˆ

    Aku setuju, Mbak.
    Salah satu agar tidak lupa adalah dengan menulis.banyak pengalaman atau pelajaran yang pernah kita ambil, bisa kita tuangkan dalam bentuk tulisan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iya itu, lupa nyabut kunci. Aduh bahaya itu kalo jadi kebiasaan yah mba, soalnya saya juga pernah hihihi.. Waktu baru pindah pernah ditegor sama tetangga karena berapa kali ninggalin kunci tergantung di pintu. πŸ˜‚

      Yang paling parah pernah terjebak di toko seharian bersama anak-anak balita pulak. Gak bisa pulang karena hujan angin sampe ada yang roboh. Begitu pulang ke rumah, Jeng jeng, dari jauh udah keliatan pintu rumah terbuka lebar. Tak kirain kemalingan, ternyata oh ternyata saya ngunci pintunya cuman sekali putar dan pintunya terbuka sendiri ditiup angin kencang (kemungkinan), untungnya gak ada yang masuk karena saat itu lagi banjir besar juga. Jadi gak ada yang sempet iseng mampir dan sekalian mencolek-colek barang (karena handphone saya masih ada diatas meja). πŸ˜‚

      Menulis emang cara terampuh melawan lupa ya mba, meskipun setelah ditulis biasanya besok2 saya lupa lagi hihihi..

      Hapus
  17. Kalo masalah lupa, bagi saya, sama dengan teledor. Berhubungan dengan manajemen waktu, saya biasanya nyatat waktu atau tanggal penting biar ngga lupa. Paling ekstremnya pasang alarm sih, biar ingat.

    Eh, sebelumnya salam kenal Mbak Rini 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mas Rahul, Salam kenal juga yah 😁

      Hapus
  18. Mantap nih ulasannya. Bukan sombong, tapi saya termasuk orang yang bisa mengingat dengan baik. Apalagi ingat sama hal-hal yg menyakitkan, tentang waktu dan pelaku kejahatannya saya ingat terus ini. Malah pengennya bisa lupa hal-hal begini, karena ini jadi kebaliknya ingatan unfaedah.

    Yang punya penyakit lupa itu suamiku justru, lupa bawa obat, lupa kalau aku pesan sesuatu, lupa janji juga sering, kalau lupa anak istri belum ...eh jangan deh.
    Resep biar gak lupa dari mbak nanti saya tularkan ke suami, secara dia memang doyan begadang karena urus pekerjaan dan malas olah raga.

    Makasih ya mbak, lain kali buat tulisan biar lupa sama ingatan unfaedah ya, terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmm.. sepertinya Mba gak bisa komen langsung dari Wordpress ini yah πŸ€”πŸ˜

      Kemaren sempet kebaca juga tentang mengingat hal-hal yang menyakitkan dan bikin trauma seperti korban pelecehan dan sejenisnya. Tapi saya harus belajar banyak dulu kayaknya atuuuh, berat banget ituh (musti jadi terapis dulu kayaknya)πŸ˜….

      Saya mah apa atuh, cuma orang awam yang sedang belajar dari kesalahan masa lalu, Mba πŸ˜πŸ˜…

      Hapus
  19. Pagi-pagi paling hectic, sering banget lagi oseng-oseng nyiapin bekal, bolak balik ke kulkas lalu mematung, mau ngapain ya? mau ambil apa? ya ampun kepala nyut-nyutan..ini kalo buru-buru emang bikin apa-apa jadi lupa ya mba hehehe.. wah gawat itu kalo lupa bayar dan lupa hutang, jangan dicontoh =p

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi.. udah trademark emak-emak banget itu ya mba πŸ˜‚

      Iya, semoga yang pada berhutang baca tulisan ini dan langsung tergerak hatinya (untuk bayar tapi ya, jangan mentang-mentang ada lupa berfaedah (lupa pernah ngutangin orang) trus malah ngutang lagi πŸ˜…πŸ˜‚

      Hapus
  20. Btw, baru tau loh motor yang udah idup mesinnya kuncinya bisa dilepas. Seumur-umur belum pernah mengalami ini padahal saya termasuk genk motoris. :))

    Kalau masalah lupa, seringnya lupa seputar ingatan jangka pendek. Misal habis naruh kunci di mana, tadi mau ngapain, kek gitu gitu lah. Lebih kepada saking banyaknya hal yang harus diingat dan berjejalan di memori kalau menurut referensi itu. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Motor bebak lama Mba Y*m*h fitX πŸ˜‚ Kebetulan Motor Ortu saya juga begitu Mba Uniek, sering jatuh pas lagi ngebut di jalanan dan musti di pasang tali ato gantungan kunci pita biar bisa di cantolin di kaitan motor hihihi..

      Beda yah mba, kalo orang sibuk 😁

      Hapus
  21. saya bacanya ngekek, lupa aja banyak jenisnya ya mba, hehe. kalau saya juga kadang suka lupa loh. udah kunci pintu, kuncinya enggak diambil, nyentel aja di seharian. untung gak ada orang iseng yang masuk haha. duh semoga enggak kejadian lagi. terima kasih sharingnya mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya, lupa ngambil kunci ini bakal dinobatkan jadi Lupa Unfaedah Sejuta Umat yah, hihihi...

      Iya Mba Steffi, you're welcome 😁

      Hapus
  22. Postingannya lucu, ahahahaha. Saya sendiri juga pelupa mbak. Suka terdistract gitu kalau lagi ngelakuin sesuatu. Misalnya lagi nyapu, terus inget ikan masih digoreng, lari ke dapur, lupa saa sapunya. hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya Lupa Mba Ajeng masuk kategori Lupa Berantai kayaknya, yak hihihi... πŸ˜‚

      Hapus
  23. Kasus lupa yang baru terjadi adalah kemarin malam waktu kami mau keluar sebentar cari barang di Ace Hardware. Udah duduk manis di dalam manis dalam mobil siap berangkat, kok berasa ada yang aneh. OHH, lupa pake masker! Huahaha mentang-mentang udah the new normal mau langsung nyelonong aja yee 🀣

    Aku tuh orangnya lupaan banget, biasanya tentang hal-hal sepele, tapi untungnya nggak separah Dory temannya Nemo. Kayaknya gara-gara aku suka multitasking deh, lagi masak bisa sambilan bikin kopi. Kopinya jadi, masakannya lupa alias gosong, untung baru naruh bawang putih. Yang paling sering terjadi kalo tiba-tiba muncul ide untuk bahan nulis atau apalah itu, terus nggak langsung dicatat, lima detik kemudian lupa beneran. Nangis deh, padahal idenya kadang bagus T_T

    Btw, alasan "lupa" itu sering aku gunakan juga untuk ngeles di depan suami kalo ketahuan abis food delivery. Biasa suami nanya, "Kamu abis jajan berapa ini?" Kemudian aku pun menjawab, "Nggak tau, lupa." 😜

    BalasHapus
  24. Waduh, kalau bahas lupa unfaedah mah aku juaranya. Ehhh ...

    Apalagi jaman masih jadi wanita karir (cielah). Memang sih, berangkat pagi banget dan pulang hampir tengah malam, punya bayi dan balita, jadwal tidur beneran berantakan. Akibatnya ya gitu. Sering lupa unfaedah.

    Kartu ATM mah korban paling kesian. Dalam setahun, aku bisa 5-6 kali ke bank gara-gara kartu itu keselip. Berkas sering ketinggalan di atas mesin ATM. Soal mesin ATM, paling tragis waktu HP yang ketinggalan di sana. Sedihnya ampun-ampunan.

    Daftar lainnya diumpetin aja ya. Malu sama pengunjung yang lain, wkwkwk ...

    BalasHapus
  25. Wakakkaak, dikau keren juga mba rini, bisa main catur πŸ‘πŸ‘πŸ‘
    Aku mah boro-boro bisanya main dakon hahahha

    Oiya ijinkan ku ngakak bagian pas beli buah kok ya iso ketinggalan blom dibonceng naik sadel motor, berarti ketahuan mba rini langsing, kan kalau berat ada yang terasa aneh kalau tu motor udah digas aja ahahhaja, eh tapi ini pernah kejadian ama kakak ipar dong...yaitu pas beliau mudik, kan pak suaminya lagi isi pombensin, ehhh pas udahan tu tangki diisi bensin, langsung tancap gas aja, ga taunya istrinya itu ketinggalan haha, jadilah musti balik lagi

    Kalau masalah lupa, akuuuuuuu biasanya kalau mau bepergian nih, padahal ya belom jauh2 banget, misal uda sampe ngunci pager, eee terus keingetan kompor uda dimatiin ga ya, ac uda dimatiin ga ya, tadi nyalain setrikaan ga ya, keran mati ga ya, gitu gitu...yang ujung2nya bikin rempong karena kok ya kepikirannya selalu aja setelah pintu dan gerbang pager dikunci hahahhaah

    BalasHapus
  26. Aku ngakak yg baca mba rini pas beli buah 🀣🀣 Baca komen orang2 dg semua pengalaman lupa2 nya juga kocak2 banget. Hehehe.
    Kalau aku pernah lupa turun dari ojol langsung nyelonong aja masuk kantor. Disenyumin satpam aku senyumin balik. Pas masuk gedung, kok kepala ga kerasa adem kaya biasanya. Kan klo masuk gedung biasanya semeriwing karena ac nya. Baru ngeh aku belum copot helm abang ojol 🀣 Akhirnya aku buru2 balik keluar, satpam yg tadi senyumin aku ngakak liatbaku balik lg sambil nenteng helm. Bukannya ngasi tau dr awal tuh satpam ya 🀣🀣

    Pengen sih mulai ngerajut lg, tapi tapii, waktunya kapan.. huhu.. maklum emak-emak (sok) sibuk sama 3 bocah di rumah πŸ˜…

    BalasHapus
  27. "Pernah gak sih, kamu lupa bawa duit kalo mo belanja atau malah lupa bawa ongkos padahal udah di dalam bus atau angkot?" Pernah banget, Mbak, wkkk
    Saya pribadi sering lupa kalau jarang tidur atau tidur hanya sejam dua jam sehari hehe
    Setuju banget dengan poin salah satu melawan lupa adalah dengan sering-sering berinteraksi di dunia nyata. Selain bisa melawan lupa juga bisa menguraikan benang kusut y, Mbak. :)

    BalasHapus
  28. Wkwkwkwkwk.. Paraah. Ini kocak banget sih. Kok bisa ke kantor tapi kunci motornya di rumah. Konyolnya lagi, dia tahu kalau kuncinya tuh jatuh.

    Soal lupa, saya banget nih. Setelah hamil sama menyusui kok rasa-rasanya makin parah. Sepertinya sih, kombinasi kurang tidur sama olahraga.

    Suami tuh sampai gemes kalau saya lupa-lupa mulu. Tapi ya gimana ya. Emang lupa.

    BalasHapus
  29. hahaha mbak rini. kalau aku pernah lupa eh sering lupa naro gunting, gunting kuku. dan setiap hari bisa dibilang aku lupa naro kuncir rambut smp anakku yang keci hapal seolah ansihatin aku "mamah kalau naro barang itu di tempatnya biar ga lupa". zonk deg emaknya

    BalasHapus
  30. Hehehe lucu juga mba topiknya. Benar banget ini alasan lupa dan kiat menguranginya. Cuma olahraga aja nih yang susah. Saya juga senang foto, pas banget deh ya bisa buat ngurangin lupa

    BalasHapus
  31. Ya ampun. Ini tuh aku banget jg loh. Kapan hari itu pernah nanya ke teman. "Eh botol minum aku mana ya?" Padahal aku pegang sendiri masa.. Wkwk.. Dan masih byk hal konyol lainnya. Apalagi pas pandemi ini. Makin parah asli. Mungkin krn gak bersosialisasi lg n kebanyakan aktivitas emak2. Wkwk

    BalasHapus
  32. Wah kalau sering lupa bayar hutang.... itu apa termasuk lupa yang unfaedah? menurutku faedah. hehehehehe

    Salam kenal boss.

    BalasHapus
  33. Lupa unfaedah mah ngeselin banget. Jangan deh. Beneran sial sama bikin dosa aja kalau sampe lupa bayar utang. Apa lagi kalau dilupa-lupain.

    Aku baca postingan ini ngerasa terhibur. Ringan banget temanya. Cara nulisnya juga. Tapi bisa jadi ulasan yang menarik.

    BalasHapus
  34. Duh, aku sering tuh, Mbak. Buka hape niatnya mau melakukan sesuatu eh tahu-tahu udah scroll instagram aja, begitu mau taruh hape baru inget kalau tadi tuh mau WA si anu. Kalau gitu pastinya termasuk lupa unfaedah ya hhehehe.

    BalasHapus
  35. Mungkin karena sekarang lebih sering berteman dengan gadget kali ya, jadi lebih mudah lupa unfaedah.

    BalasHapus
  36. Malam mbak uzegan ( sy sering mikir knpa nama blognya uzegan.. Apakah segan apo gmn πŸ˜† ). Sy pernah juga tuh ngerasain lupa yg unfaedah.. Yaah manusiawilah.. Tpi jangan juga jd kebiasaan..tips" nya oke juga tu mbak.. Kadang sy juga suka ga pugu"ngebleng sendiri... Msu ngomong apa semenit kemudian lupa apa yg mau sy omongin.. Sampe kadang sy mikir duuh tadi mo ngomong apa yaakπŸ˜‚ apa karena emg lupa apa karena faktor u juga hi hi.. Dulu sy juga sering banget isi tts sampe beli buku tts yg banyak, kadang suka main aplikasi ttg asah otak di hp tapi yg gampil" aja. Emang sebagai mahluk hidup kita tuh butuh bgt bersosialisasi... Hidup terasa hampa kalo ga ada kawan, meskipun hanya satu orang sahabat, apalgi saat psbb kmren... Haduuuh tanpa gadget hampa juga yaak, untung sering ada kesibukan di rumah, gak kebayang kl ngekost yaak udh psbb eeh ngamar aja, yg dilihat tembok semua uk 2x3 mtr tanpa gadget πŸ˜‚ bisa mati kutu

    BalasHapus
  37. Wah kita sama mbak hobinya sewaktu abegeh. Saya juga hobi tuh main catur. Rada langka gitu cewek main catur. Terus yang paling asyik itu ngisi TTS, wuih mantep banget dah pokoknya. Paling senang maen ke perpus, nyari koran utk ngisi di bagian TTS Hahaha

    Oiya ngomongin soal lupa, kayaknya saya pelupa karena tidur yang agak kurang teratur. Kadang tidur 7 jam sehari, atau malah kadang tidur 5 jam sehari. Gak tentu, nah mungkin ngaruh ke otak juga yah. Jadinya kadanng inget kadang lupaπŸ˜‚

    BalasHapus
  38. Bener banget! Faktor tidur ternyata pengaruh banget ke aktivitas sehari-hari. Selain bikin gampang lupa, saya jadi linglung aja gitu kalau kurang tidur. Pernah sekali waktu praktikum di lab, karena kurang tidur, tatapan saya kosong dan melamun. Corong kaca yang lagi dicuci tiba-tiba ngelos dari tangan dan akhirnya pecah :')

    BalasHapus
  39. lupa kontak motor itu lupa sejuta umat enggak sih
    aku suka banget
    biasanya penyebabnya harus melakukan kegiatan lain selepas pakai motor
    semisal natuh tas kresek
    otak kita memang ajaib, pinter banget tapi ya mudah banget hilang konsntrasi

    menurutku tidur cukup itu penting banget
    kerasa kalau tidur kurang ada aja pekerjaan yang buat lupa
    sama sarapan ya tapi jangan banyak banyak
    nnati ngantuk hehe

    BalasHapus
  40. Saya juga termasuk orang yang langganan lupa. Biasanya saya lagi nulis bawa pulpen sama buku, trus saya tinggal bentar lihat hp, siapa tahu ada wa dari doi yang ternyat zonk.
    Pas mau nulis lagi.
    Eh, ah, oh... Pulpen mana pulpen?
    Nah begitu terus, sampai saya emosi. Sehari bisa 3 kali, udah kayak makan ajaπŸ˜‚

    Itu kok bisa ditinggal di minimarket gimana mbk, apakah belanjaan lebih penting dari bini? Tapi lucu juga ya.. Jadi inget paklek saya yang pulang kondangan cuma bonceng anaknya yang masih kecil, sementara istrinya di tinggal di tempat kondangan. Untung anaknya pegangan....

    BalasHapus
  41. ya Allah, gue banget ini sering lupa. Apalagi kunci motor, kaos kaki sering lupa narok di mana.

    Tapi semoga jangan pernah sampe lupa ingat tuhan, lupa ibadah, dll. na'udzubillah...

    BalasHapus
  42. Bermain musik juga bisa jadi cara agar gak cepat pikun. Karena kan kita bakal hafalin nada, sama kunci nada-nada di beberapa alat. Musik bisa mengasah otak kanan.

    Nah ngomongin soal lupa, sekarang mah seringnya lupa pakai masker, padahal sudah setengah jalan menuju kantor :((

    BalasHapus